clean-5
Simple social
Popular Label
Featured
Social Widget
Home Top Widget
About Us
Footer Label
clean-5
clean-5
clean-5
Pemimpin Yang Ingkar Janji
Posted by: adi Posted date: 06.42 / comment : 0
Cobalah lihat, betapa seorang Presiden atau Menteri atau Pegawai Tinggi Negara, seketika dia mula menjabat pangkat itu bersumpah bahwa dia akan jujur melaksanakan tugas dan kewajibannya. Sumpah itu disanggupinya dan lantaran itu pangkat dan jabatan tinggi dipikulkan kepada dirinya. Kemudian ternyata janjinya kepada Allah dengan sumpah-nya yang telah diucapkannya itu dilanggarnya. Apakah harga orang seperti ini di sisi Allah? Di dunia dia boleh sementara waktu duduk di istana yang indah, naik kendaraan yang mahal dan cukup dihormati kemana saja dia pergi. Tetapi tidaklah ada harganya di sisi Allah. Dan dikutuk dilaknat Tuhan di akhirat dan Tuhan tidak akan memandangnya walau sebeleh mata.
Fikirkanlah ini. Ambil kiasnya kepada hidup di dunia. Kalau seorang pembesar negara tidak pernah lagi ditegur-sapa oleh atasannya; adalah itu dipandangnya suatu siksaab batin yang sukar diatasi. Ada menteri yang membunuh diri karena rajanya tidak memandang kepadanya seketika berhadapan. Tidak ada sakit yang lebih sakit dari itu.
Berzina, meminum minuman yang memabukkan, berjudi, mendurhaka kepada kedua orang ibu-bapa, dan lain-lain sebagainya dihitung sebagai KABA-IR, iatu dosa-dosa besar. Tapi tidak ada satu di antara dosa besar itu yang mendapat ancaman sekeras orang memungkiri janji dan mempermudah sumpah ini; sampai tidak akan ditegur-sapa oleh Tuhan, sampai tidak akan dipandang sebelah mata, sampai di biarkan tinggal kotor.
Tepatlah apabila Rasul s.a.w. bersabda tidak memegang amanat sekali-kali tidaklah benar imannya, dan orang yang mempermudah janji untuk dimungkiri tidaklah ada agamanya:
“Tidaklah ada iman pada orang yang tidak ada amanatnya; dan tidak ada agama pada orang yang tidak menghargai jaji.” (Diriwayatkan oleh Ahmad, al-Bazar dan at-Tabrani dari Anas)
Di dalam pergaulan hidup bernegara pun hal ini dapat kita fikirkan. Seorang pemimpin negara pezina atau peminum, hanya dibisik-desuskan orang saja, dan orang masih hormat kepadanya walaupun dosa itu dosa besar. Tetapi kalau dia sudah mempermudah sumpah dan janji, berjanji seribu janji, diteguhi sekali tidak, mulailah rakyat bosan, mulailah jatuh muru’ahnya di hadapan rakyat yang dipimpinnya. Kadang-kadang orangpun tidak sabar lagi, lalu digulingkan orang dia dari kedudukannya, karena membuat jijik dan membosankan. Biar dia pezina, peminum dan pemabuk, masih didiamkan orang. Tetapi kalau dia telah mempermudah sumpah dan janji, telah mulailah dia merugikan masyarakat yang dipimpinnya itu. Dan waktu itu tidak akan dimaafkan orang lagi.
Ketika tafsir ini diperbuat, pemimpin demikian disebut orang PENJUAL KECAP.
(PROF. DR. HAJI ABDUL MALIK ABDUL KARIM AMRULLAH (HAMKA), TAFSIR AL-AZHAR JILID 2 JUZU’ 3, Hal.815-816, PUSTAKA NASIONAL PTE LTD SINGAPURA)
http://risalahperjalanan.wordpress.com/2012/04/10/buya-hamka-ancaman-bagi-pemimpin-ingkar-janji/
Tagged with:
Hikmah
adi
This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular Posts
-
Belajar dari Big HeroSahabat semua pernahkah melihat film dengan judul Big Hero? kalau pernah maka ada beberapa hikmah yang bisa kita ambil dalam film terse...
-
Jadilah Diri SendiriManusia diciptakan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Alloh telah memberikan semua kebutuhan yang manusia butuhkan. Terka...
-
Sahabat “Anda orang-orang pilihan”“Sahabat, anda adalah orang pilihan”, kata-kata tersebut yang sering muncul dari motivator dakwah. Jika kita renungkan memang benar, saat...
-
Berani HidupAktivitas harian kadang menghadirkan rasa bosan sampai ke tingkat jenuh. Badan malas bergerak dan otak jadi malas mikir. Sangat tidak produk...
-
Membuka Pintu RezekiAlloh telah menjamin rezeki kita semua, tidak ada manusia yang tidak diberi rezeki oleh Alloh SWT. Hanya saja sering kita malas untuk me...
-
Mengalah Bukan Berarti KalahKehidupan itu tidak berjalan lurus-lurus saja terkadang masalah datang dan pergi mewarnai kehidupan ini. Ada kalanya kita dihadapkan pa...
-
Renungan Pendidikan di IndonesiaTerkadang ironis melihat dunia pendidikan di Indonesia saat ini yang tercoreng dari beberapa oknum yang melakukan tindakan yang kurang ...
-
TELADAN DALAM SENYAP (Belajar dari Kulonprogo)Kulonprogo bukanlah daerah yang jadi sorotan media, seperti Jakarta, Surabaya, atau Bandung. Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, pun tidak ...
-
Kisah Anak SholehBegitu sedih dan menetes air mata melihat kesabaran ibu ini. Kisah dibalik safari dakwah syaikh Al Kharraz hafidzahulah ta’ala di Afrika. Ib...
-
4 hal ketika beraktivitas / bekerjaSemua manusia diciptakan oleh Allah sama, diberi waktu 24 jam sehari. Dalam waktu yang diberikan itu ada yang bisa memanfaatkan dengan ...

Tidak ada komentar: